Loading

Kamis, 31 Maret 2016

Rani Ibu Multitalenta

Rani Ibu Multitalenta
Gambar diambil disini

Pemenang kocokan kedua arisan link BPer kelompok 6 jatuh kepada Rani Yulianty, seorang ibu multitalenta. Saya belum mengenal Rani sebelumnya walaupun menurut pengakuannya kami sama-sama tinggal di Bandung. Rani memiliki dua blog, yang pertama www.raniyulianty.com isinya lebih variatif  tentang berbagai hal yang diikuti Rani , dia menuliskannya diblog ini.

Dari blog ini saya akhirnya tahu kalau Rani pecinta berat drama Korea bisa dibaca dari reviewnya yang lengkap  tentang “ Kenapa Susah Move On dari Reply1988 ?  Reply 1988 benar-benar membuat Rani tidak bisa tidur bisa dibaca dari tulisannya : “ Menonton Reply 1988 membuat saya kenyang dan memenuhi kepala saya sehingga susah move on. Rasanya Reply 1988 begitu memenuhi kepala saya dan membuat saya tidak bisa tidur. Itulah kenapa saya susah move on dari Reply 1988 “.

Selasa, 29 Maret 2016

Rahasia Dibalik Madu


Madu selalu identik dengan rasa manis sehingga ada anekdot wajahnya manis bak madu, namun ternyata madu ada yang rasanya pahit juga lho !. Madu pahit ini biasanya berwarna hitam, namun ada yang lebih pahit lagi dari madu hitam ini yaitu madu yang disebabkan oleh kehadiran orang ketiga. Nah madu yang ini benar-benar pahit, lebih pahit daripada obat.

Tapi saya hanya ingin membicarakan madu yang manis saja, karena banyak rahasia dibalik madu dengan rasa manis ini. Apalagi jika madu ini diminum dengan cara dicampur dengan kayu manis. Menurut para ilmuwan jika madu diminum dengan cara dicampur dengan kayu manis dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, diantaranya :

Jumat, 11 Maret 2016

Belajar Melalui Blog Mba Echa

Pertama selamat dulu untuk mba Echa sebagai pemenang pertama arisan link kelompok6  Blog Perempuan. Sebagai pemenang Mba Echa harus rela blognya di review oleh teman arisan link sekelompoknya.  Sebenarnya agak keder mereview blognya mbak Echa yang super keren dan sering saya intipin isinya. Gimana gak keder mba Echa ini blogger yang sudah banyak memenangkan berbagai award didunia blogger, jadi gak aneh jika blog mba Echa selalu ramai dikunjungi  juga  berbagai komentar dari teman-teman blogger lainnya termasuk saya yang menjadikan blognya mba Echa www.echaimutenan.com sebagai tempat saya belajar.

Senin, 29 Februari 2016

Mengenal gejala dan mengobati skizofrenia

mengenal gejala penyakit jiwa skizofrenia
Gbr diambil disini :

Kasus pembunuhan yang belum lama terjadi di Kalimantan Barat mengejutkan banyak pihak. Karena selain membunuh pelaku juga memutilasi korbannya, kedua korbannya masih berusia sekolah. Lebih mengejutkan pelaku pembunuhan dan mutilasi adalah ayah kandung korban sendiri, yang notabene adalah seorang aparat kepolisian. Dugaan sementara pelaku mengalami stress berat  dipicu oleh permintaaan cerai sang istri. Disamping stress berat yang dialami pelaku, disinyalir pelaku juga mengidap skizofrenia.

Sebagian dari kita masih ingat  yang terjadi pada artis Marshanda. Marshanda juga seorang penderita skizofrenia sehingga terkadang perilakunya tidak terkendali karena sesuatu sebab. Beruntung Marshanda memiliki keluarga yang mendukungnya untuk bisa terbebas dari skizofrenia. Mungkin diluar sana masih banyak penderita skizofrenia yang tidak mendapat penanganan dengan baik sehingga menyebabkan banyak korban berjatuhan akibat perilaku yang tidak terkendali dari penderita dan kurangnya pengetahuan deteksi dini penderita skizofrenia.

Minggu, 28 Februari 2016

Kisah inspiratif penyandang disabilitas

Rasanya tersanjung ketika seorang teman penulis juga seorang blogger dan sahabat baik saya menuliskan artikel tentang perjalanan hidup saya di theAsianparent Indonesia. Menurutnya perjalanan hidup saya inspiratif sehingga cukup layak untuk dishare, dengan tujuan bisa menginspirasi orang lain. Terima kasih banyak Momy Liza P Arjanto , terharu deh membacanya. Inilah tulisannya di the Asianparent Indonesia

Jumat, 26 Februari 2016

Manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
Tanggal 21 Ianuari 2016 bertempat di Kantor Disnaker Provinsi Jabar, telah dilakukan launching Kartu BPJS Ketenagakerjaan kerjasama antara HWDI ( Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia ) Provinsi Jabar dengan BPJS kantor cabang Suci, kota Bandung. Tujuan dari launching ini selain memberikan kartu sebagai  peserta BPJS Ketenagakerjaan juga sebagai ajang tanya jawab dari peserta kepada pihak BPJS mengenai hal-hal teknis yang mungkin masih belum dipahami oleh peserta tentang manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan dan latar belakang pendidikan bukan perkara mudah untuk penyandang disabilitas. Kesempatan yang diberikan untuk mereka baik swasta maupun pemerintah masih sangat sedikit, sehingga banyak diantara mereka akhirnya menjadi wirausahawan/wati dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri. Membuka usaha sendiri juga memiliki resiko tidak sedikit salah satunya bila terjadi kecelakaan kerja.Tidak sedikit pula diantara mereka mendapatkan upah berbeda dengan non disabilitas.

Jumat, 12 Februari 2016

Ayah dan bunda, cintai aku

Diskusi CBM dgn HWDI, Gerkatin, FKKAD, BILIC
Usai diskusi CBM dan ormas disabilitas
Minggu kemarin saya bertemu dengan  teman baik,  dia bercerita mengenai salah seorang putra sahabatnya yang berkebutuhan khusus. Sahabatnya  mengeluhkan suaminya yang seringkali tidak dapat menahan emosi dan menjadikan putranya  sebagai sasaran kemarahan . Dia kasihan melihat putranya yang selalu menjadi sasaran kemarahan ayahnya untuk alasan yang dia sendiripun tidak tahu, mengapa anaknya selalu dimarahi ayahnya ? “ Putraku itu memang beda dengan anak-anak seusianya,  sebagai ibunya aku tidak terima dia selalu dimarahi oleh ayahnya “ keluh sahabatnya.

Ayah dan bunda, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) acapkali menjadi sasaran kemarahan  atau bully dari masyarakat disekitarnya. Memprihatinkan acapkali mendengar dan melihat ABK diperlakukan tidak adil oleh lingkungan dan keluarga terdekatnya. Di bully, dimarahi, disembunyikan bahkan dibuang oleh keluarganya sendiri karena dianggap “aib atau memalukan”. 

Terbatasnya pengetahuan  masyarakat mengenai ABK membuat  ABK seringkali dianggap maaf “orang gila” atau “beban masyarakat “.  Ada juga  orang tua yang tidak siap menerima kehadiran ABK ditengah keluarganya, sehingga seringkali ABK menjadi sasaran emosi yang tidak terkendali dari orang tua.  Seperti cerita John H.G Soe yang dibuang orang tuanya karena disabilitas.