Loading

Jumat, 15 Februari 2013

Strategi Agar Tidak Menua



Seiring bertambahnya usia penuaan terjadi pada seluruh badan, bukan hanya pada tampilan luar saja seperti kerut diwajah, rambut beruban dan lain-lain, tapi juga pada organ tubuh  seperti : jantung, paru, otak dan organ lainnya. Jika ingin tetap muda kita juga harus melindungi organ-organ penting. Berikut tip  dari para ahli :



Otak


Sebuah studi pada tahun 2011 yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences mencatat sekitar usia 25 ukuran otak mulai turun secara perlahan. Bersamaan dengan itu kapasitas mental juga menciut. Ketika otak mulai menurun white matter dari otak jadi kurang effisien dalam pensinyalan saraf, Akibatnya memori, kemampuan menalar jangka pendek, memahami dan mempertahankan informasi mulai menurun kata Deborah Little, PhD, professor psikiatri di Texas A&M University.


Solusi


Main bola dapat membantu memulihkan otak. Dalam sebuah studi Inggris di tahun 2009, orang yang latihan menangkap beberapa bola selama 6 minggu menguatkan kondisi structural dari white matter mereka. Tidak penting bola jatuh atau tidak.


Paru


Kendati tidak pernah menghisap rokok, dan juga selalu menghindari perokok, fungsi paru menurun pada usia 40 tahun. Paru mencapai puncaknya pada usia sekitar 25. Pada umur pertengahan 30-an penuaan mencapai kecepatan puncak. Alveoli atau kantong udara kecil didalam paru yang membuat oksigen masuk kedalam aliran darah dan karbon dioksida dikeluarkan, mulai kehilangan area permukaannya,  hal ini membuat paru kurang efisien dalam transfortasi oksigen, demikian kata para ahli di Georgetown University


Solusi


Orang yang secara konsisten minum 2 cangkir produk susu rendah lemak, yoghurt dan cottage cheese menunjukkan lebih sedikit tanda-tanda kerusakan paru karena penyakit. Khasiatnya berasal dari Vit D yang difortifikasi, Vit D dapat memperbaiki fungsi paru. Demikian dikatakan dalam sebuah bulletin yang diterbitkan tahun 2010 dalam Journal of the American College of Nutrition


Jantung


Mulai sekitar umur 40,  elastin, protein lentur didalam aorta jantung, secara perlahan diganti dengan kolagen, protein yang lebih fibrous dan lebih kaku. Akibatnya jantung tidak lagi memompa darah seefisien sebelumnya , Kata Joao Lima, MD direktur cardiovascular imaging di Johns Hopskin Hospital.


Solusi


Berjalan di treadmill membantu membalikkan waktu, membantu menjaga otot-otot jantung dan arteri lentur dengan memperlambat denyut jantung istirahat, olahraga memangkas proses penuaan kardiovaskular.


Minggu, 10 Februari 2013

Putriku Sang Penari






“ Bu, sudah lama ya aku tidak pentas ! “


Itulah  kalimat yang seringkali diucapkan setiap kali hasratnya untuk naik panggung sudah menggebu, hasrat yang  menggelora , rindu akan tepuk tangan dan riuh rendahnya penonton.   Pentas diatas panggung seolah menjadi “candu” bagi putriku  sejak dia mulai tertarik dengan dunia seni tari.

Kegemarannya menari dimulai setelah dia mengikuti ekstrakulikuler tari di sekolahnya, keinginannya untuk bisa lebih menguasai berbagai macam jenis tarian dan meningkatkan kelenturan tubuhnya mendorongnya untuk mengikuti salah satu sanggar tari yang dilakoninya 2x dalam seminggu. Permintaan yang keluar dari dirinya sendiri tidak pernah saya sebagai orang tua menyuruh atau memintanya. Memiliki prestasi  lain diluar bidang pendidikan  seperti yang selama ini disarankan oleh Bapaknya pada anak-anak telah memiliki tempatnya. Jika sibungsu lebih memilih dunia seni tari sementara sisulung lebih memilih olahraga basket sebagai pilihannya.

Setiap kali melihatnya menari mengingatkanku pada puluhan tahun silam saat masih kanak-kanak.  Ayahanda (Alm) adalah pecinta seni sejati beliau sangat menyukai berbagai jenis kesenian tradisional Sunda. Sehingga tidak heran dahulu kami memiliki seperangkat gamelan komplit mulai dari gamelan degung, wayang, kecapi- suling, sampai beraneka lagu tarian Sunda. Darah seni yang kini mengalir ditubuh putriku mungkin juga turunan dari kakeknya (Alm)

Kegemarannya menari telah membuatnya lebih berani  tampil dimuka umum, berbanding terbalik saat  sebelum menekuni  hobbynya itu setiap bertemu dengan lingkungan baru dia selalu malu-malu dan kurang percaya diri.  Kini setiap kali putriku berlatih menari selalu menarik perhatian seluruh anggota keluarga., lentik jemari dipadu dengan  gerak langkah gemulai tubuhnya  diiringi rempak  kendang  berpadu dengan   harmonisasi  suara  gamelan mengirinya berlatih menari .

Melukiskan warna-warni pelangi dikelopak matanya, memasangkan bulu mata palsu dibulu matanya yang lentik , memoleskan gincu merah menyala dibibirnya yang mungil, dan memoleskan pemerah pipi dikedua tulang pipinya semakin mempertegas kecantikan ragawinya, kuamati sekali lagi hasil lukisan tanganku  diwajahnya “  ya Allah  inikah putriku ! “  batinku dalam hati , tidak putus-putusnya kuamati seluruh gambaran wajahnya kukagumi  kesempurnaan ciptaanNYA  sambil melafadzkan asma illahi. Itulah yang kulakukan setiap kali putriku menjelang naik keatas panggung. 

Pilihannya untuk menekuni kesenian tradisional ditengah gempuran budaya asing yang begitu dengan mudahnya masuk sangat melegakanku sebagai orang tua. Ada asa yang tertanam untuk dirinya suatu saat dia bisa mewujudkan keinginannya menjadi seorang duta bangsa, seperti yang pernah dilontarkannya “ Bu, aku ingin suatu saat bisa menari diluar negeri yang penontonnya orang-orang bule “. Keinginnannya itu timbul manakala dia memiliki kesempatan untuk pentas di sekolah Internasional dan mendapat apresiasi yang baik dari para guru maupun orang tua yang hadir saat itu. Kesan yang begitu mendalam yang ingin diwujudkannya suatu saat kelak.

Menjadi seorang ibu yang arif dan bijaksana dalam membimbing buah hatinya agar mereka sehat lahir bathin, cerdas dan berahlak mulia, hingga berhasil dalam kehidupan adalah idaman setiap perempuan. Meskipun segala daya dan upaya kerap dilakukan kaum ibu demi menggapai harapan yang diimpikan buah hatinya, hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan karena berbagai aral dan rintangan kerap menghadang. Namun selalu ada asa yang membentang jauh tinggi, seindah kerlap kerlip bintang nun jauh disana.

Terima kasih Ya Allah !  KAU titipkan malaikat-malaikat itu pada kami untuk dituntun, dibimbing, dipoles dan digosok seindah kilauan berlian.

Rabu, 06 Februari 2013

Wisata di Lombok



Berkesempatan mengunjungi Lombok  beberapa waktu yang lalu terpesona  keindahan pulau Lombok  dengan pantai-pantainya yang masih perawan,  membawa aneka kerajinan Lombok yang sudah mendunia sebagai buah tangan , juga tidak lupa mencicipi kuliner khas Lombok yang memiliki cita rasa ekstra pedas. Berangkat dari Bandara Soekarno Hatta mempergunakan penerbangan pagi,  1 jam 50 menit kemudian sudah tiba di Bandara Internasional Lombok.

Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda kecil atau Nusa tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali disebelah barat dan Selat Alas disebelah Timur dari Sumbawa.  Luas Pulau ini mencapai  5.435 KM persegi, menempatkannya pada peringkat 108 daftar  pulau berdasarkan luasnya didunia, dengan ibu kota Mataram.  Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar penduduknya beragama Islam. Penduduk yang lainnya ada yang berasal dari Jawa, Tionghoa, Bali dan Arab.



Apa saja tempat wisata yang bisa dijumpai di Lombok


Pantai Senggigi, adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok, letaknya disebelah barat pesisir pulau Lombok. Memasuki area pantai Senggigi wisatawan serta merta akan disambut sejuknya semilir angin yang menyejukkan. Pesisir pantainya masih asri, wisatawan bisa melakukan Snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar.


Pantai Kuta Lombok, adalah tempat wisata dipulau Lombok Nusa tenggara Barat bisa ditempuh dari Mataram dengan menggunakan kendaraan selama kurang lebih 1 jam perjalanan. Selama perjalanan menuju pantai ini  akan disuguhi pemandangan yang menyejukan mata. Pantai ini memiliki pasir berwarna putih dengan butiran sebesar biji merica Banyak anak-anak menjajakan pasir dalam kemasan botol minuman dijual pada para wisatawan sebagai oleh-oleh yang bisa dijadikan pajangan   dirumah. Pantai ini terletak disebuah desa yang bernama desa Kuta.


Gili Nanggu adalah sebuah pulau kecil di Lombok Barat, untuk menuju kepulau ini bisa dilakukan dengan menyewa sebuah perahu bermotor seharga Rp 300.000 pulang-pergi  Pantai disini memiliki pasir putih dengan keindahan bawah lautnya. Suasana dipulau ini masih sangat sunyi , panorama dan keindahanannya betul-betul masih perawan sehingga banyak wisatawan yang menyebutnya sebagai Privat Island, cocok sekali dipakai sebagai tempat untuk berbulan madu.


Tidak lengkap rasanya jika berwisata dengan tanpa membawa oleh-oleh yang menjadi ciri khas daerah yang dikunjungi.  Selain memiliki pantai-pantai yang sangat indah  Lombok juga memiliki aneka macam kerajinan yang sudah sangat dikenal dimancanegara salah satunya adalah Mutiara. Mutiara Lombok terkenal sebagai mutiara dengan kualitas terbaik didunia, Dengan bentuk yang beraneka ragam mulai dari cincin, kalung, anting-anting, gelang, bros dan juga hiasan-hiasan lainnya. Tapi wisatawan  harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk membeli perhiasan mutiara karena sekarang sudah mulai banyak mutiara yang berasal dari Cina dengan harga yang lebih murah tetapi dengan kualitas yang tentu saja jauh dibawah kualitas mutiara Lombok. Disepanjang jalan daerah Sekarbela banyak dijumpai toko-toko yang menjual aneka kerajinan mutiara. 


Lombok juga terkenal dengan kerajinan Songketnya. Sukarara merupakan  sentra pembuatan kain tenun atau songket. Sukarara adalah nama sebuah desa bisa ditempuh sekitar 15 menit dari kota Mataram tepatnya berada di kecamatan Jonggot Kabupaten Lombok Tengah. Songket adalah kain tenun yang dibuat dengan tehnik menambah benang. Hiasan dibuat dengan menambah benang perak, emas atau benang warna diatas benang lungsi. Terkadang ada juga yang menambah manik-manik atau logam sebagai hiasan.  Proses pembuatan songket memerlukan waktu lama karena semua proses pembuatannya dilakukan secara manual. Tingkat kerumitan dari selembar songket  akan menentukan harga jual songket yang berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 5.000.000/lembar  dengan lebar 1,2 meter dan panjang 2 meter.


Kalau di Jogjakarta daerah Kasongan terkenal dengan kerajinan Gerabah maka di Lombok ada satu daerah yang terkenal dengan kerajinan gerabahnya yaitu di Banyumulek. Desa Banyumulek terletak di kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Saat ini gerabah Banyumulek telah menembus pasar dunia dengan 28 negara sebagai tujuan eksport. Kerajinan gerabah ini banyak ditekuni oleh penduduk asli Lombok yang diturunkan secara turun menurun dari jaman abad ke 16 sebagai warisan nenek moyang mereka. 



Mengunjungi pantai sudah, berbelanja sudah ayo kita coba kuliner khas Lombok, yang memiliki cita rasa ekstra pedas . Ada Ayam Bakar Taliwang makanan ini  berbeda dengan ayam bakar lainnya karena diproses dengan cara khusus dan memiliki ciri khas tersendiri  biasanya disajikan dengan Pelecing Kangkung dan timun mentah sehingga menambah cita rasa kesegarannya dan biasanya disajikan dalam keadaan panas. 


Pelecing Kangkung yang disajikan sebagai pelengkap ayam bakar Taliwang sangat terkenal kehampir seluruh pelosok Nusantara. Pelecing Kangkung terbuat dari Kangkung, sambel tomat, dan toge  dicampur dengan parutan kelapa tua dan juga sangat pedas terasa dibibir. 


Bagi para penyuka daging sapi harus mencoba Bebalung. Makanan ini terbuat dari berbagai tulang bebalung  (kaki sapi) yang direbus dengan suhu yang sangat tinggi sehingga daging yang masih menempel menjadi lunak  kemudian diberi aneka macam bumbu khas Lombok. 


Sate Ikan Tanjung mengapa disebut demikian karena sate ini dibuat berbahan dasar ikan dan pertama kali dibuat didaerah Tanjung. 


Nasi Balap Puyung adalah sebuah nama yang diberikan  dengan mengacu pada salah seorang cucu pemilik warung yang pertama kali menyajikan menu ini   berupa nasi putih, ayam pelecing, ayam kering dan kacang kedele. Konon menurut cerita salah seorang cucu Inaq Esun ( yang pertama kali menyajikan menu makanan ini )  adalah seorang  pembalap lokal yang sering memenangkan perlombaan balap. Dan setiap kali dia memenangkan pertandingan selalu mentraktir teman-temannya di warung kecil milik neneknya ini, maka tercetuslah ide nama Nasi Balap Puyung


Disamping berbagai macam makanan berat, Lombok masih  mempunyai makanan khas yang lainya yaitu Dodol Rumput Laut. Makanan yang terbuat dari bahan dasar rumput laut dengan gula jagung sehingga cita rasa manisnya sangat pas dan tidak berlebihan., sangat cocok bagi anak-anak karena tidak akan merusak gigi. Dodol rumput laut ini selalu menjadi camilan favorit keluarga besar saya disetiap perayaan Idul Fitri dan selalu menjadi rebutan tamu yang berkunjung. Dodol Rumput Laut ini bisa diperoleh di sentra pertokoan daerah Cakranegara.


Selama 5 hari berada di Lombok masih belum cukup untuk menelusuri seluruh kota dan pantai yang berada di Lombok. Apalagi pantai di Lombok  Timur  menurut informasi jauh lebih indah dan lebih eksotik. Ternyata bukan Bali saja yang memiliki keindahan pantai, Lombok juga memiliki sejumlah pantai yang tidak kalah indahnya dengan beberapa pantai di Bali. Dan bagi saya sebagai seorang muslim tidak perlu khawatir dengan kuliner di Lombok karena sebagian besar penduduknya adalah muslim sehingga tidak diragukan lagi kehalalannya.



Referensi

http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Lombok


Senin, 04 Februari 2013

Mereka Sumber Kekuatanku

Dahulu tidak pernah aku berani bermimpi akan memiliki keturunan, mimpi yang terpaksa harus ditunda karena keterbatasan fisik. Ya ! sebagai penyandang dissabilitas (polio kaki) sulit bagiku untuk mendapatkan seorang pendamping yang sempurna secara fisik tapi bisa menerima ketidak sempurnaanku. Jauh dilubuk hatiku dan disetiap do'a-do'a yang kupanjatkan masih berharap Tuhan akan memberikan seorang pendamping yang bisa menjadi pengganti ayahku setelah beliau tiada, apalagi setelah beliau divonis mengidap kanker prostat stadium 4 keinginan itu semakin kuat. 

Setelah melalui satu tahun kebahagiaan atas pernikahan yang kuidamkan, kembali aku dihadapkan keraguan saat harus melahirkan. Dengan kondisi fisikku tidaklah mudah bagiku melalui masa-masa kehamilan. Beban berat dengan adanya sang jabang bayi dirahimku memaksaku untuk duduk di kursi roda menghindari supaya tidak terjatuh karena jika hanya memakai tongkat keseimbangan tubuhku tidaklah sempurna. Dengan berserah diri kepada Allah dan upaya medis akhirnya lahirlah seorang putra yang melengkapi kebahagiaanku. Proses kelahiran Rangga putra pertamaku masih menyisakan trauma untuk kembali menambah momongan, hingga baru 8 tahun kemudian lahirlah bayiku yang kedua seorang bayi perempuan seperti yang sangat diinginkan suamiku. 


Kini diusia perkawinan menginjak 17 tahun anak-anak sudah mulai mengerti kekurangan fisik ibunya. Suatu hari putra sulungku bertanya pada bapaknya " Papa, kenapa mau nikah sama mama, mama kan pakai tongkat dan brace ? " dengan perasaan terkejut kupandangi suami yang duduk disebelahku sambil tersenyum dia menjawab " karena papa mau mendapatkan surga lagipula apa salahnya mencintai dan menyayangi mama " , tanpa terasa bulir-bulir halus telah membahasi pipiku air mata kebahagiaan. Dikesempatan lain giliran sisulung ditanya oleh tantenya " Aa, malu gak punya mama pakai tongkat ? " jawab dia " aku gak malu punya mama pakai tongkat, bahkan aku bangga jika harus pergi menemani mama karena mama selalu jadi pusat perhatian otomatis akupun akan menjadi pusat perhatian ".

Walaupun terdengar sedikit narsis jawaban sisulung yang ingin dilihat oleh gadis-gadis bahwa dia cukup tampan untuk dilirik, tapi jawaban itu memang tulus keluar dari hatinya karena disetiap kami berjalan bersama apakah itu dipusat keramaian atau disekolahnya dia tidak pernah merasa canggung, takut atau kikuk. Sebaliknya anakku selalu berupaya melindungiku dan dengan bangganya dia memperkenalkanku sebagai ibunya. 

Si bungsu Zahra yang kini menginjak usia 9 tahun tak kalah mengharukannya disetiap perayaan hari ibu tidak lupa dia menuliskan selembar surat dengan isi " mama terima kasih sudah merawat dan manjagaku selama ini, mama selalu ada untukku " sambil menghadiahiku sebuah kecupan dipipi. Atau tak kalah khawatirnya dia setiap melihat lantai licin selalu berkata " hati-hati ma lantainya licin nanti aku keringkan dulu supaya mama tidak jatuh ", dia tahu aku selalu kesulitan berjalan dilantai yang licin dan kalau tidak hati-hati seringkali terjatuh. 


Hal yang sempat mengkhawatirkanku mengingat cerita teman-teman sesama penyandang dissabilitas, dimana mereka dilarang kesekolah atau mengikuti kegiatan yang dilakukan anaknya karena merasa malu harus menerima ejekan teman-temannya tidak terjadi pada diriku. Anak-anakku tidak pernah melarangku untuk selalu terlibat disetiap kegiatannya hal yang cukup mengharukan dan moment yang paling indah ketika berada diantara mereka disaat-saat pentingnya. " 

Terima kasih anak-anakku kalian adalah harta mama yang paling berharga yang tidak bisa tergantikan oleh apapun, Insyallah akan mama jaga kalian sampai ajal menjemputku. Terima kasih telah begitu banyak menghadirkan moment yang sangat berharga untuk mama, kalian telah membuat mama begitu berarti dan telah membuat mama begitu sempurna dimata kalian, walaupun orang lain melihat mama tidak sempurna secara fisik tapi dimata kalian mama tetaplah sempurna ". 

Brace : adalah alat bantu sebagai penguat kaki yang terbuat dari kerangka besi dan kulit sebagai pengikatnya dipakai mulai dari pinggul sampai telapak kaki. Kami sesama penyandang dissabilitas sering menyebutnya dengan sepatu robot karena setiap kali kami memakai sepatu itu jalannya jadi seperti robot 

Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti lomba di Female Circle dengan tema Mom’s Happiest Moment, ini untuk pertama kalinya mengikuti lomba walaupun belum mendapatkan hadiahnya, Insyaallah masih ada kesempatan lain tetap semangat dan terus menulis………..

Jumat, 01 Februari 2013

Jodoh untuk Rani



“Ibu ingin kamu segera menikah nak, seperti saudara-saudaramu yang lain memiliki keluarga dan memberikan ibu cucu”. Demikian urai Rani saat menceritakan permintaan ibunya sambil berurai air mata. "Tidak masalah bagi ibu jika kamu terpaksa harus menjadi istri kedua sekalipun , yang penting bagi ibu  ada yang merawat dan menjagamu disaat ibu sudah tidak ada lagi di dunia ini”  lanjut Rani menuturkan kalimat ibunya. Dug ! jantungku serasa dihantam palu godam dengan berat ribuan ton saat mendengar kalimat yang kedua. Tangisnya semakin hebat saat menceritakan semua itu, segera kupeluk Rani dan tanpa terasa gumpalan air hangat yang sejak dari tadi sudah berusaha kutahan akhirnya luruh juga. “Akupun ingin seperti mereka memiliki keluarga dan memberikan ibu cucu. Tapi kamu tahu sendiri kan tidak mudah bagiku mendapatkan seorang laki-laki yang bisa menerima kekurangan fisikku” lanjut Rani.
Bagaimana aku bisa memenuhi keinginan ibuku sementara harus mengorbankan perasaanku sendiri dengan menjadi istri kedua, bagaimana aku bisa mengenyam kebahagian sementara ada orang lain yang tersakiti,  menari diatas rintihan bathin wanita lain.  Apakah status dan keturunan lebih penting daripada perasaanku yang terkoyak hanya untuk mengejar gelar sebagai seorang istri dan seorang ibu. Tangis , kekecewaan dan amarah Rani bercampur jadi satu saat dia mengingat kembali pembicaraan ibunya. Kalimat tidak masalah bagi ibu jika kamu terpaksa harus menjadi istri kedua benar-benar telah menohok seluruh persendian bathinnya. Rani mencoba memahami perasaan dan bathin ibunya yang selama ini selalu memikirkan tentang dirinya setelah dia tiada, tapi tidak pernah ditemukannya jawaban atas semua itu, apakah ini suatu bentuk perasaan putus asa dari sang bunda ? keluhnya dalam hati.

Apa yang dialami dan menimpa Rani banyak pula menimpa kaum disable lainnya. Kesulitan yang seringkali menimpa mereka selain sulit mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak, mereka juga sulit untuk mendapatkan pasangan hidup. Rani bukan satu-satunya Disable yang kesulitan mencari pasangan hidup, apalagi mendapatkan pasangan yang normal secara fisik. Pertentangan tidak hanya diperoleh dari keluarga calon pasangan tapi bisa juga datang dari keluarga disable itu sendiri. 

Ada kekhawatiran  baik dari orang tua calon maupun keluarga disable jika mendapatkan pasangan non disable bahwa sang anak akan mendapatkan perlakuan yang kurang baik. Sementara kekhawatiran dari keluarga pasangan non disable sang calon tidak akan bisa memberikan keturunan, padahal mendapatkan keturunan menjadi salah satu tujuan perkawinan, atau kekhawatiran apakah seorang disable bisa atau tidak mengurus rumah tangga. 

Suatu kewajaran jika masyarakat masih menilai demikian karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang kaum disabilitas. Masyarakat masih menganggap bahwa disabilitas identik dengan tidak berdaya, tidak bisa berbuat apa-apa, tidak mampu untuk memberikan keturunan, dan masih banyak stigma-stigma ketidak berdayaan yang melekat dalam diri disabilitas, jika masyarakat hanya  melihatnya dari kaca mata luar fisiknya saja. Sehingga seringkali disable dikucilkan, diisolasi bahkan dilecehkan.

Bersabarlah Rani, sebab kesabaran adalah pakaiannya orang-orang shalih, dan bertawakallah, sebab tawakkal terhadap yang datang dari Allah adalah mahkota para nabi. Sabar laksana air yang akan menyejukkan hatimu dari kehausan.

Kamu ingat Rani,  bapak dan ibu Aryo ?  Bagaimana mereka dahulu mempertahankan cintanya ? Bagaimana kerasnya pertentangan keluarga ibu Aryo ketika dia memilih seorang pendamping disable ? sehingga mereka terpaksa harus kawin lari demi memperhankan cintanya. Sekarang kamu bisa lihat bagaimana kebahagiaan mereka dengan 3 orang anak yang semua sudah menyelesaikan kesarjanaannya. Bagaimana tulus dan ikhlasnya bu Aryo mendampingi seorang suami disable, tidak pernah sedikitpun keluar keluhan dari bibirnya. Kamu bisa lihat bagaimana kuatnya bu Aryo ketika harus menggendong suami dipunggungnya  menaiki tangga, karena pak Aryo selalu kesulitan saat harus menaiki rumah atau gedung yang bertingkat sementara disana tidak ada fasilitas eskalator  atau elevator.  Malah  sambil bercanda bu Ayo mengatakan membawa suaminya dengan naik Buraq, Subhanallah……Kamu bisa lihat sekarang bagaimana bangganya keluarga bu Aryo mempunyai menantu seorang disable ? seseorang yang dahulu sangat disepelekan oleh mereka

Kamu juga ingat bapak dan ibu Firman ? bagaimana dulu ibu firman mendapatkan kekerasan fisik dari keluarganya ketika dia memutuskan untuk menikahi seorang pendamping yang sama-sama disable ? Keluarganya masih belum yakin dengan kehidupan mereka yang sama-sama disable, tapi lihat sekarang putranya sudah memberikan seorang cucu dan memiliki karir yang cukup bagus dipekerjaannya.

Jangan menyerah dan putus asa Rani sebesar apapun ujian, kesulitan, maupun cobaan jangan sekali-kali engkau jatuh dalam keputus asaan, karena dengan berputus asa berarti engkau telah kehilangan salah satu pilar dalam kehidupanmu. Putus asa bukanlah jalan keluar dari setiap permasalahan, bukan pula jalan yang akan mengantarkan kepada cita-citamu. Jangan pernah pula menyalahkan ibumu karena itulah cara dia mengekspresikan cintanya padamu. Cinta yang begitu besar dari seorang ibu untuk anaknya yang berbeda dengan saudara-saudaranya yang lain. Kekhawatiran yang begitu dalam dari seorang ibu untuk seorang anak yang harus menjalani hidup sebagai seorang disable, sementara dia lupa bahwa Allah telah mengatur semuanya dengan begitu sempurna.

Bangunlah kehidupanmu diatas kepercayaan diri, semangat, perjuangan dan kesabaran. Buanglah jauh-jauh penyakit putus asa. Yakinlah suatu saat Allah akan mengirimkan jodoh untukmu, seseorang yang istimewa dan berhati tulus. Karena hanya orang-orang pilihan Allahlah yang bisa menerima kekurangan fisikmu tapi bisa melihat jauh  kedalam keindahan pribadimu.