Loading

Minggu, 26 Mei 2013

Kepada Sahabatku

Aku kagum padamu
Bukan saja karena prestasimu
Tetapi juga karena pengalamanku
Ketika bersama-sama denganmu

Aku mengasihimu
Bukan hanya karena pribadimu
Tetapi juga karena uluran tanganmu
Dalam membina pribadiku

Aku menyayangimu
Karena diatas segala sesuatu
Kau telah berjasa kepadaku
Dan membahagiakan hidupku

Kau telah melakukan semuanya itu
Tanpa menyinggung perasaanku
Tanpa sepatah kata menghardikku
Tanpa isyarat meremehkanku

Kau telah melakukan semuanya itu
Semata-mata berdasarkan kepribadianmu
Maka kesan yang kau berikan padaku
Engkaulah sahabat sejatiku



Langit Biru Membuncah

Senyum nan merekah berhias sumringah
Melangkah angan kicauan mayapada sukma
Tembang kasih menggema jilati kesejukan
Yang bertebaran aroma dzikir takbir raga

Lintasan bayangmu mengeringi matahari
Berbias asa fantasi keagungan rembulan
Irama wajah merengkuh rindu cemara do'a
Seulas tawa renyah memacu gairah bumi

Tahun lewati masa mengeja Alif Laam Miim
Pagutan jiwa bercumbu sujud kepasrahannya
Hadirmu lembayung berdesir kelembutan ilusi
Merambah pesona lumuran cinta bahagia

Bunga melati mewangi alam surgawi riuh
Sejuta genggam jemari menyatu kembaranku
Walau sesaat kelam candamu membelai langit
Hari ini temui gemuruh keharuan bianglala
Subhanallah...........


Bandung, akhir Mei 2013


Rabu, 22 Mei 2013

Hobiku Pembawa Rezekiku

Membuat kue sudah menjadi hobiku sejak SMP. Bermain-main dengan tepung terigu, gula tepung, telur, mentega, aneka macam essence, pernak-pernik penghias kue , juga cetakan kue dengan bentuk unik dan lucu membuatku sering lupa dengan waktu. Semua hobi itu berawal dari mata pelajaran Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Murid-murid sekarang mungkin merasa asing dengan mata pelajaran yang satu ini, karena mata pelajaran Pendidikan Kesejahteraan Keluarga sekarang sudah dihapus dari kurikulum sekolah.

Melalui pelajaran Pendidikan Kesejahteraan Keluarga saya mendapatkan banyak ilmu memasak dan membuat kue. Sayang sekali mata pelajaran tersebut sudah dihapus dari kurikulum padahal manfaatnya cukup banyak bagi murid, salah satunya membuat murid untuk mau terjun ke dapur. Yaitu dengan cara mempraktekkan aneka macam resep masakan dan kue.

Setiap kali selesai praktek satu buah resep di sekolah, biasanya orang tua akan meminta untuk mengulang kembali resep tersebut di rumah. Walaupun adakalanya setelah itu kondisi dapur menjadi sangat berantakan, dan hampir sebagian besar perkakas keluar semua padahal cuma membuat satu macam resep, ha........kalau mengingat itu semua lucu sekali. Ingat semua kehebohan di dapur.
Semua hasil praktek di dapur biasanya hanya dikonsumsi oleh anggota keluarga. Karena sering mendapat pujian saya jadi tertarik untuk mencoba menawarkannya pada beberapa saudara, tetangga dan juga teman-teman sekolah. Ternyata hasilnya tidak mengecewakan dan senang sekali rasanya bisa punya uang saku dari hasil keringat sendiri. Apalagi jika menjelang hari raya yang biasanya menjadi masa panen. Tapi saat itu saya belum menggeluti usaha ini dengan serius karena masih harus menyelesaikan pendidikan formal. Jadi semua pekerjaan hanya dilakukan disaat libur sekolah, dengan dibantu oleh keponakan-keponakan yang tiap libur selalu berkumpul di rumah. Dan mereka juga senang ikut membantu karena mereka juga akan mendapat uang jajan sebagai upahnya.

Sampai akhirnya setelah menikah dan krisis ekonomi mulai melanda negara kita, banyak perusahaan yang akhirnya gulung tikar. Perusahaan tempat suami bekerja juga terkena imbasnya. Perusahaannya menerapkan sistem pengurangan jam kerja, tentu saja berdampak pada gaji karyawan yang adakalanya terlambat dibayarkan. Hal ini berpengaruh pada ekonomi keluarga kami. Padahal saat itu kami baru mulai membangun kehidupan baru dan  juga masih hidup terpisah. Saya dan suami hanya bisa bertemu pada akhir pekan, dengan bolak balik dari satu kota tempatnya bekerja, ke kota tempat saya dan keluarga tinggal  tentu membutuhkan ongkos tambahan. Dari sanalah saya mulai berpikir serius untuk memulai usaha yang dimulai dari hobi.

Mengapa akhirnya saya memilih usaha ini karena selain hobi, juga modal yang diperlukan tidak terlalu besar dan yang terpenting perputaran uangnya cepat. Misalnya pagi hari produksi sore hari hasilnya sudah bisa diterima. Karena permintaan kue kering tidak sebanyak menjelang hari-hari raya, saya berpikir untuk membuat kue-kue basah yang permintaan setiap harinya cukup tinggi. Kemudian dititipkan di beberapa toko kue dengan sistem konsinyasi.Ternyata tidak disangka pesanan terus mengalir termasuk pesanan kue dari beberapa kantor untuk snack rapat. Keuntungan lain usaha yang dimulai dari hobi adalah tidak mudah bosan.

Namun untuk terjun di bisnis makanan harus kreatif dan inovatif, karena konsumen biasanya cepat jenuh dengan satu jenis kue. Sehingga sebagai produsen harus pandai membaca pasar kira-kira jenis makanan apa yang sedang disukai oleh konsumen. Untuk menambah ilmu dan inovasi produk, saya peroleh dari beberapa kursus, demo dan juga resep dari beberapa majalah yang dulu sempat saya buat klipping. Resep tersebut diuji coba untuk mendapatkan hasil yang pas. Selain rajin menambah ilmu juga produk yang kita miliki sebaiknya memiliki ciri khas yang membedakan dengan produk sejenis. Untuk semua jenis produk saya tidak pernah memakai bahan pengawet juga bahan pengganti. Misalnya untuk gula saya selalu memakai gula asli tanpa dicampur dengan pemanis buatan, pewarna juga memakai pewarna khusus untuk makanan, dengan satu alasan anak-anak saya juga memakan kue-kue ini sehingga saya tidak ingin meracuni anak-anak dengan bahan yang tidak alami.

Untuk kue-kue kering saya cenderung membuat dengan ukuran kecil, walaupun proses pengerjaannya menjadi cukup lama tapi itu menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Karena selain bentuknya mungil juga isinya banyak dalam satu toples sehingga tidak cepat habis saat disajikan, begitu ungkap konsumen saya.Walaupun hasil produksi kue kering saya belum setenar  Ina Cookies dan J and C, juga hasil kue-kue basah saya hanya dikenal di kota Bandung tempat saya tinggal, dengan nama BIKINAKU  sudah cukup bagi saya untuk bisa membantu perekonomian keluarga.

Akhirnya saya mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Ibu Saodah guru PKK ketika SMP yang telah mengenalkan saya untuk mencintai dapur dan mengenalkan beberapa resep untuk diuji cobakan. Dan akhirnya semua ilmu itu kelak di kemudian hari betul-betul sangat bermanfaat untuk menopang ekonomi keluarga. Bisnis rumahan yang dimulai dari hobi bisa dikerjakan oleh siapa saja, terutama bagi seorang wanita/Ibu yang ingin tetap berbisnis dengan tidak melepaskan kewajibannya sebagai istri dan juga ibu.

Postingan ini diikut sertakan dalam  Give Away : Perempuan dan Bisnis

Beberapa contoh kue hasil produksiku :

 Nastar
                                         
 Kupu-Kupu Coklat

 Choco Stick

Kaastengel

Kemasan Ekonomis




Senin, 20 Mei 2013

Media Digital dan Improvisasi Pendidikan Indonesia

Mungkin dahulu kala sebagian orang tidak pernah membayangkan jika media digital penggunaannya bisa  jauh lebih berkembang dalam proses belajar dan mengajar tidak hanya terbatas sebagai alat bantu saja. Penggunaannya yang telah dirancang sedemikian rupa dan disesuaikan dengan tujuan dan kreativitas pemakainya. Tentu saja media seperti ini merupakan aset yang berharga bagi dunia pendidikan. Terutama karena tujuan dari pendidikan ini untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

Menurut Razi Thalib, sang CEO dari Briges and Ballons Digital Agency, pendidikan adalah salah satu kunci untuk menghasilkan sebuah masyarakat yang memiliki standar tinggi dalam suatu pencapaian. " Masyarakat seperti itu akan membentuk kultur baru yang lebih Sophisticated . Sebuah kultur yang menghendaki kualitas terbaik dalam segala hal. Baik dalam bisnis, pemerintahan maupun penyediaan pelayanan masyarakat " ujarnya.

Razi Thalib yang lahir pada tahun 1980 ini mengatakan, bahwa media digital dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai sarana untuk mempermudah manajemen sekolah. Misalnya sekolah dapat merancang sistem absensi guru dan murid secara online, kemudian digabung dengan sistem pengecekan agar orang tua bisa tahu apakah anaknya bolos atau tidak. Contoh yang lain, sekolah menyediakan akses yang memungkinkan orang tua dan siswa bisa mendapatkan catatan rapor dan aktivitas mereka setiap saat, tanpa perlu repot mendatangi sekolah dan  melalui prosedur yang cukup rumit. 

" Hal tersebut tentu saja selain akan menghemat waktu juga praktis dalam hal manajemennya. Juga memudahkan pihak sekolah dan juga orang tua mengambil tindakan yang diperlukan jika ditemukan prestasi siswa yang menurun, atau ada masalah lain yang mengganggu interaksi mereka di sekolah " ujar Razi Thalib, yang menjadikan utak atik media digital sebagai hal yang digemarinya.

Disamping itu sekolah juga dapat mengembangkan media digital sebagai sarana menumbuhkan sikap kritis serta memperluas akses informasi dan ilmu pengetahuan bagi siswa. " sekarang ini dimana jaringan internet sudah bisa diakses dengan mudah dari  rumah menyebabkan setiap siswa boleh dibilang bisa menggunakan internet. Namun apakah hal tersebut sudah dibarengi dengan sikap kritis dan pengetahuan bagaimana mengolah informasi ? menurut Razi Thalib hal tersebut belum tentu sepenuhnya dilakukan kearah situ  oleh siswa.

Para guru, birokrat, dan orang tua perlu memberikan ruang yang cukup bagi siswa. Sebab selama ini ada kecenderungan para pengambil kebijakan dan para pelaksana masih berusaha mempertahankan status quo, dengan menghambat akses informasi atau mengangkat orang-orang yang kualifikasinya dipertanyakan. Juga masih lazim terjadi, mereka tidak memperkenankan adanya kritik yang muncul dari siswa dan menutup pintu dialog. Padahal justru kedua hal tersebut sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

" Mau tidak mau, dengan berkembangnya dunia media digital serta kemudahan akses internet, siswa akan mendapatkan dengan mudah apapun yang mereka mau, termasuk jenis informasi yang destruktif. Jadi para siswa itu perlu mendapat input tentang itu baik dari pihak sekolah maupun orang tua. Bukalah kesempatan seluas-luasnya untuk bertanya, mencoba mengembangkan kemampuan nalarnya. Jelaskan dengan logika dan standar moral secara umum, serta hindari reaksi yang dogmatis, seperti melarang tanpa penjelasan tuntas. Gunakan media digital untuk mempermudah proses belajar-mengajar, dan membantu siswa mendapatkan informasi yang relevan serta melakukan riset untuk tugas sekolah mereka ", ujar Razi Thalib menutup uraiannya.



Minggu, 19 Mei 2013

Cerdas Yang Menular

Di dunia ini, kita mengenal adanya manusia cerdas, tetapi ada juga manusia yang memiliki keterlambatan pola berpikir atau lambat berpikir. Jumlah manusia yang memiliki pemikiran yang cerdas dapat dikatakan cukup banyak. Tetapi sangat jarang sekali orang membahas kecerdasan yang bisa menular.

" Kita sangat jarang atau bahkan tidak pernah mendengar ada kecerdasan yang mampu menular pada orang lain. Hal yang paling sering kita dengar adalah penyakit yang menular atau rasa emosional yang dapat menular kepada orang lain ". Ujar Ermalen Dewita, seorang motivator  pemberdayaan diri yang aktif memberikan pelatihan pengembangan diri.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukan, bahwa kepintaran atau kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang dapat ditularkan kepada orang lain. Penelitian ini telah dibuktikan dengan pengujian yang dilakukan terhadap sampel yang didapatkan dari lingkungan akademik. Sampel yang digunakan dalam pengamatan ini, berasal dari para siswa yang berada di wilayah tersebut. Dari hasil penelitian, diperoleh sebuah hasil yang sangat mengejutkan. Ternyata kecerdasan bisa menular, atau bisa disebut cerdas yang bisa menular.
Contohnya seorang anak yang memiliki peringkat ke 100 di sekolah, kemudian berteman dengan anak yang memiliki peringkat ke 50. Dari pertemanan tersebut anak yang memiliki peringkat ke 100 mengalami kenaikan peringkat hingga 15 - 10 peringkat. Melalui fakta ini, bisa diambil kesimpulan bahwa kecerdasan yang dimiliki seseorang bisa ditularkan. Memiliki lingkungan yang baik akan mampu membuat orang lain baik pula. Hal tersebut dibuktikan oleh anak dengan peringkat ke 100 mengalami kenaikan peringkat setelah berteman dengan anak yang lebih pintar.

Dewi, panggilan akrab Ermalen Dewita mengatakan " kualitas diri seseorang dapat dilihat dari lingkungan dan teman-teman yang diakrabinya, semakin tinggi kecerdasan teman akrabnya akan semakin besar pula peluang dirinya untuk menjadi lebih pintar. Sebaliknya bagi mereka yang pintar tidak akan menjadi bodoh. Karena tidak ada yang dapat membuktikan seorang gru tidak akan menjadi bodoh ketika memberika ilmunya pada murid-muridnya. Malah sebalinya guru menjadi lebih pintar karena banyaknya pertanyaan dan permasalahan yang ditemukannya ".

Dengan demikian sekarang kita tahu bahwa kecerdasan ada yang menular. Mulai sekarang, carilah teman yang pintar atau cerdas agar tertular kecerdasannya.

Sabtu, 18 Mei 2013

Peran Konsultan Marketing bagi Kesuksesan sebuah Bisnis

Jika anda berniat menjadi seorang pebisnis, jadilah seorang pebisnis yang sejati. Itulah yang disarankan oleh seorang konsultan marketing yang namanya mulai dikenal oleh para pebisnis. Dialah Veronica Ratna Ningrum. Menurutnya menjalankan sebuah bisnis, tentunya harus disertai banyak pertimbangan dan perencanaan langkah yang pasti dan tepat. Karena hal ini akan menentukan keberhasilan dari bisnis yang sedang dijalankan.

" Menjalankan bisnis tidak semata-mata sebagai pedagang, yang memproduksi produk kemudian menjualnya kepada konsumen. Dalam banyak hal produsen atau pebisnis membutuhkan campur tangan seorang konsultan untuk membuat produknya disukai oleh konsumen dan laku dipasaran " Demikian urai Veronica Ratna Ningrum sang konsultan.

Sosok seorang konsultan marketing memang lebih banyak dibelakang layar, namun perannya sangat penting dalam menentukan sukses atau tidaknya sebuah bisnis. Konsultanlah yang mengarahkan pihak produsen untuk melakukan sejumlah langkah yang berkaitan dengan proses produksi barang hingga pada tahap penjualannya. Pada tahap awal produksi barang, konsultan bertindak sebagai pengarah saat menentukan bentuk dan kemasan barang yang diproduksi. Ia akan memberikan masukan tentang apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen, tipe konsumen, dan segmen pasar beserta  berdasarkan hasil riset dan  observasi pasar yang telah dilakukannya.

Selanjutnya pada tahap pemasaran, sang konsultan akan mendampingi sang produsen dan pemilik bisnis untuk menentukan strategi pemasaran barang. Menentukan strategi pemasaran barang sangat diperlukan, sebab tanpa itu produsen akan mengalami hambatan dalam menjual barangnya sekalipun kualitas produk yang dihasilkan cukup baik. Konsultan akan mempelajari  celah dan ide apa saja yang bisa dimanfaatkan, agar produk tersebut laku di pasaran dan menjadi trend dikalangan masyarakat. Dan selanjutnya sang Konsultan akan menentukan strategi pemasaran yang paling tepat.

Seorang konsultan marketing tidak hanya bertindak sebagai pendamping bagi kliennya. Ia juga menjadi sebuah sumber ide bagaimana sebuah bisnis harus dijalankan, produk apa yang bisa dikerjakan lebih lanjut, dan bagaimana memangkas biaya yang tidak diperlukan, serta bagaimana membuat konsumen loyal dan lekat pada produk tersebut. " Banyak keuntungan yang bisa diperoleh seorang pebisnis bila memakai jasa seorang konsultan marketing. Mereka tidak harus memikirkan segala sesuatunya seorang diri, karena ada konsultan yang dapat berperan sebagai rekan dalam mengembangkan bisnisnya ", ujar Veronica.

Sebagai seorang konsultan marketing, Veronica Ratna Ningrum menyadari bahwa perannya sangat penting bagi kesuksesan bisnis kliennya. Untuk itu dia selalu menyempatkan dirinya memperdalam ilmu Marketing dan Bisnis yang bisa memperluas wawasannya. Menurutnya menambah ilmu Marketing sangatlah penting bagi seorang konsultan Marketing, karena dunia marketing sangatlah dinamis dan sarat dengan  berbagai perubahan. " Tanpa mengasah ilmu, seorang konsultan marketing akan tertinggal jauh. Lagipula dengan mengasah ilmu seorang konsultan akan memberikan yang terbaik bagi kliennya. Seorang konsultan yang haus ilmu dan penuh inovasi, adalah asset besar bagi kesuksesan sebuah bisnis " Ujar Veronica Ratna Ningrum lebih lanjut, yang sudah menangani beberapa lembaga perbankan ternama di Indonesia.

Jumat, 17 Mei 2013

Mengapa Indonesia harus Peduli Media Digital

Indonesia termasuk negara dengan pengguna media digital yang cukup signifikan. Sebut saja dari segi jumlah pengguna media sosial seperti facebook dan  twitter. Menurut Social Bakers, situs yang mengkhususkan diri pada soal statistik media sosial, Indonesia menduduki peringkat keempat didunia, dengan prosentase pengguna aktif mencapai hampir 20% dari total populasi. Sedangkan untuk jumlah pengguna Twitter, Forbes ( The World's Most Active Twitter City ? You Won't Guess it, 30 Des 2012 ) sudah menobatkan Jakarta dan Bandung sebagai kota dengan pengguna nomor satu dan enam di dunia.

Semua itu dimungkinkan berkat kemudahan akses internet dan teknologi digital lainnya, serta karakter masyarakat Indonesia yang cenderung sosial dan komunal. Dan dengan angka pengguna digital sebesar itu, seharusnya perkembangan media digital di Indonesia berkembang pesat. Namun kenyataannya media digital belum banyak digunakan keperluannya  diluar media sosialisasi. Lembaga-lembaga penyedia layanan masyarakat, pendidikan, industri dan bisnis, hampir bisa dibilang semuanya belum melek media digital.

" Salah satu penyebab utamanya adalah cara berpikir masyarakat yang belum beranjak dari segi fungsi. Mereka lebih sering berpikir untuk sekedar menggunakan, meniru, atau mengikuti tren tanpa mengeksplorasi penggunaan media digital lebih jauh ". Ujar Razi Thalib, CEO Briges and Ballons Media Digital Agency ini.

Menurut Razi, media digital seharusnya sudah bisa difungsikan lebih jauh, misalnya untuk menyebarkan konten yang menjalin loyalitas, menghemat waktu dan memberikan solusi untuk kehidupan sehari-hari. " Sayang sekali jika kita hanya berhenti sebagai konsumen, tanpa memanfaatkan akses dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital untuk berkarya. Padahal potensi yang dimiliki negara ini sangat besar ". Ujar Razi Thalib lebih lanjut.

Pengguna media digital oleh para pelaku bisnis saat ini, kebanyakan hanya berhenti pada target sekadar untuk meraup jumlah pengunjung  sebanyak mungkin. Jarang ada pemikiran lebih jauh, misalnya menggunakan desain dan konsep interaksi untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli setia.

" Misalnya anda punya produk berupa coklat. Yang layak dilakukan selain menjualnya, adalah mengedukasi konsumen tentang produk itu. Bagaimana mengenali coklat berkualitas tinggi, dari penampilan, aroma dan rasanya. Lalu informasikan tentang konsep Fair - Trade. Dimana para petani bisa menjual hasil kebun panen coklat dengan harga layak dan tidak dipermainkan pasar. Ciptakan sebuah kesadaran, bahwa ada sisi lain dari bisnis anda yang menyentuh aspek kemanusiaan dan lingkungan. Juga gambarkan mengapa sangat penting bagi konsumen untuk mendukung perusahaan yang memiliki idealisme, dan tidak semata-mata berbisnis ". Ujar Razi.

Menurut Razi Thalib, kini sudah saatnya para pengguna media digital di Indonesia mengoptimalkan teknologi ini dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak lagi sekadar sebagai pemakai, namun juga menggunakannya sebagai media mengedukasi masyarakat, merubah cara berpikir, memberi solusi, serta mendorong mereka kearah yang lebih baik.

Personal Branding Agency, Indscript Creative



Kamis, 16 Mei 2013

Make Over Yourself with Ermalen Dewita

Ermalen Dewita, seorang Motivator Pemberdayaan Diri aktif memberikan pelatihan Pengembangan Diri, baik instansi, pemerintahan maupun masyarakat umum. Pelatihan yang diberikannya bertujuan untuk memandu seseorang menggali potensi dirinya sendiri menjadi diri yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi pibadi yang terbaik dalam kehidupannya. Dalam pelatihan yang mengusung tema " Make Over Yourself with Ermalen Dewita " setiap peserta akan dituntun untuk menggali Power dari Mind (pikiran), Body ( tubuh ), dan Soul ( jiwa ). Ketiganya menurut Ermalen Dewita merupakan unsur yang tidak terpisahkan dalam diri seseorang.

" Pikiran " adalah lentera jiwa, sehingga anda perlu membenahi pikiran untuk bisa menerangi jiwa anda. Anda dapat memulainya kedalam arah yang jelas. Dengan demikian kita dapat membedakan mana pilihan yang sesuai atau tidak sesuai dengan diri kita. Sehingga kita dapat menentukan langkah yang baik dalam hidup kita. Sedangkan " Jiwa " adalah energi dalam diri kita. Bila diibaratkan jiwa adalah mesin dan tubuh adalah casing-nya. Seringkali keberadaan jiwa tidak disadari oleh karena itu perlu digali keberadaannya sebagai sumber kekuatan jiwa atau soul power. Dimana pada saat yang dibutuhkan kita dapat mengakses kekuatan jiwa tersebut untuk tujuan yang lebih baik. Tubuh ibarat istana bagi jiwa dan pikiran, yang perlu dilatih keberadaannya agar dapat berfungsi selaras  dalam diri kita, ujar Ermalen Dewita.

Melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita, beliau mengajak para pesertanya untuk meningkatkan kesadaran diri sebagai mahluk ciptaan Tuhan. Mengenali potensi terbaik dari dalam diri, menerima keadaan diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, membuat goal setting sesuai passion, meningkatkan power dari dalam diri, memperkuat rasa syukur, ikhlas untuk mendapatkan rasa bahagia. Dalam pelatihannya Ermalen Dewita memberikan tehnik mengakses pikiran bawah sadar dan tehnik penyembuhan (healing). Sebagai tehnik pemecahan masalah dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta dibawa pada keadaan untuk bisa memahami diri sendiri, menjadi pribadi yang lebih baik. Hingga mereka bisa menyadari kemampuan yang sebenarnya untuk mampu melakukan banyak hal, yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan. Motivasi dan kepercayaan diri mereka akan tumbuh dan menguat, seiring dengan pemahaman diri yang lebih baik. Inilah yang dimaksud dengan Make Over, yakni sebuah perubahan yang menyeluruh terhadap diri dan pribadi, ujarnya lebih lanjut.

Untuk mengenal lebih dekat dengan Ermalen Dewita dan memperoleh informasi lebih banyak darinya, bisa dihubungi melalui emailnya ermalendewita@gmail.com, fans Page Facebook Ermalen Dewita Full atau melalui twitter @ErmalenDewita. Beliau memberikan kesempatan lebih jauh pada siapa saja yang ingin mengenal lebih jauh tentang pelatihan Motivasi Diri, atau melakukan perombakan positif melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita.